Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
Renungan 4M Minggu ini: KITA DIPANGGIL UNTUK MELAYANI BERSAMA-SAMA (17-23 MEI 2010)
Monday, May 17, 2010

Senin, 17 Mei 2010
DENGAN SALING MELAYANI

Bacaan: Galatia 5:13

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Kita diselamatkan untuk melayani sesama. Banyak orang memiliki pemahaman yang salah bahwa "dipanggil" oleh Allah adalah sesuatu yang hanya berlaku untuk para misionaris, pendeta, biarawati dan pemimpin-pemimpin lain di dalam gereja. Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa setiap orang dipanggil untuk melayani Tuhan dan sesama. Kita tidak diselamatkan karena melayani, tetapi diselamatkan untuk melayani

  1. Apakah dasar melayani sesama yang telah Kristus (Alkitab) berikan kepada kita? Roma 6:18, Galatia 5:1
  2. Dalam Markus 8:35 dikatakan mereka yang "mau menyelamatkan nyawanya" menurut Yesus adalah penghalang utama dalam melayani sesama. Mengapa hal itu merupakan penghalang buat kita yang hendak melayani sesama?
  3. Apakah motif melayani sesama yang harus kita miliki sehingga pelayanan yang kita lakukan bermakna dan berkenan di mata Allah? Galatia 3:13, I Korintus 13:3

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Kita diselamatkan untuk melayani. Bagaimana saudara akan melayani seseorang di gereja atau di kelompok kecil saudara?

Ayat untuk dihafal: Roma 15:2, "Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya"

M4 - MEMBAGIKAN
Sharingkan pengalaman anda saat melayani sesamamu. Kesulitan dan hambatan dari diri sendiri dan bagaimana anda mengatasinya


Selasa, 18 Mei 2010
DENGAN SALING MENOLONG

Bacaan: Galatia 6:2

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Kita harus saling menganggung beban. Makna ayat ini adalah kita harus menolong saudara kita menanggung beban hidup mereka yang berat, seperti kehilangan orang yang dikasihi, keadaan yang penuh tekanan, diagnosa penyakit. Semuanya ini adalah bentuk-bentuk kesulitan yang mengancam untuk menghancurkan kita, sama dengan tekanan berat salib yang dipikul olehYesus ke bukit Golota (Yohanes 19:17)

  1. Sama seperti Simon dari Kirene yang membantu memikul kayu salib bersama Yesus (Markus 15:21), kita seharusnya melangkah ke dalam hidup teman-teman kita untuk menolong mereka, walaupun kita harus ........................... untuk sementara waktu. Galatia 6:2
  2. Beberapa prinsip mendasar supaya dapat menghadapi kesulitan secara bersama-sama dalam sebuah komunitas kita, yaitu:
    a. Mazmur 62:9, dengan membuka hati saudara kepada Tuhan dalam Komsel dengan alasan.....
    b. Amsal 18:24, dengan menolong orang lain di saat berduka dengan menawarkan bantuan,
        dorongan dan kehadiran kita untuk mendampingi dengan alasan ..................
    c. Yeremia 29:11, dengan mendengar arahan dari Tuhan karena ......................
    d. Mazmur 46:2, dengan percaya pada perlindungan Allah karena ......................
  3. Dalam kelompok kecil kita, berbagai anggota dapat mengalami krisis yang harus kita anggap sebagai krisis kita pula dan kita harus saling menolong sehingga kita dapat dengan yakin berkata .................... (2 Korintus 1:8b-10)

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Kita harus menganggung beban sesama. Sekarang siapa yang saudara tahu sedang butuh pertolongan?

Ayat untuk dihafal: Galatia 6:2, "Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikialahlah kamu memenuhi hukum Kristus"

M4 - MEMBAGIKAN
Rencanakanlah untuk menanggung beban sesamamu dimulai dari komsel anda.


Rabu, 19 Mei 2010
DENGAN SALING BERMURAH HATI
Bacaan: Kisah Para Rasul 2:44

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Saudara memiliki banyak hal untuk dibagikan lebih dari yang saudara sadari. Gereja mula-mula mengerti prinsip ini, kehidupan mereka bersama-sama digambarkan dalam Kisah Para Rasul 2:44, "Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama". Jika seseorang dalam jemaat memiliki kebutuhan, setiap orang berusaha bersama untuk memenuhi kebutuhannya. Beberapa orang percaya di tuntun oleh Roh Kudus untuk mengenal harta milik mereka dan memberikan kepada yang berkekurangan (Kisah 4:34-35)

1. Sementara kita belajar untuk bermurah hati seperti jemaat mula-mula (Kisah 2:44), berikut ini
    ada beberapa prinsip yang perlu direnungkan:

  1. Ingat segala sesuatu adalah milik Allah. Berkat-berkat yang kita tuai berasal dari Allah yang memberi benih untuk ditanam. Dalam hal ini renungkanlah, kebenaran apakah yang saudara dapatkan ketika membaca 2 Korintus 9:10
  2. Memberi dengan sukacita. Allah tidak menginginkan milik saudara; Ia menghendaki .................... (Matius 6:21). Oleh sebab itu, ketika saudara memberi haruslah dimotivasi oleh ...................... (2 Korintus 9:7b)
  3. Jangan sekali-kali memberi karena terpaksa. Allah ingin saudara "memutuskan apa yang akan saudara beri". Apakah yang Allah kehendaki saat kita memberi?

2. Saudara memiliki banyak hal untuk dibagikan lebih dari yang saudara sadari. Apakah yang Alkitab
    janjikan ketika kita belajar untuk hidup bermurah hati pada akhirnya? Amsal 11:25

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Saudara memiliki banyak hal untuk dibagikan lebih dari yang saudara sadari. Seberapa banyak saudara terikat pada harta? Apakah saudara mengaturnya atau harta benda yang mengatur hidup saudara?

Ayat untuk dihafal:2 Korintus 9:7, "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita"

M4 - MEMBAGIKAN
Mulailah belajar memberi dengan benar sebagai wujud kemurahan hati anda. Kepada siapakah anda hendak mempraktekkan sikap murah hatimu?


Kamis, 20 Mei 2010
DENGAN SALING MEMILIKI KERENDAHAN HATI

Bacaan: 1 Petrus 5:5

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Ingat untuk selalu melupakan. Kehidupan seorang hamba membutuhkan kemampuan untuk melupakan, kemampuan untuk melupakan diri sendiri dan "memperhatikan kepentingan orang lain" (Filipi 2:4b). Kita perlu membangun seperti Yesus, "yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan-Nya dengan Allah" tetapi secara sukarela "mengambil rupa seorang hamba" (Filipi 2:6-7), dan kita harus "setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya" (Roma 15:2)

  1. Perintah apakah yang perlu kita taati dalam I Petrus 5:5 dan mengapa kita perlu mentaatinya?
  2. Dalam Yohanes 13:4-5, Yesus melayani murid-murid-Nya dan mengutamakan kebutuhan murid-murid di atas kepentingan pribadi-Nya. Sikap, tindakan dan teladan apakah yang hendak Yesus tunjukkan kepada para murid dan kepada kita sebenarny?
  3. Kunci kerendahan hati yaitu mengenal siapa diri saudara. Perhatikanlah Lukas 7:1-10 tersebut dan renungkanlah:
    a. Bagaimana sikap perwira terhadapan bawahannya yang sakit? ayat 3
    b. Bagaiaman sikap perwira yang mempunyai kedudukan tinggi terhadap Yesus? ayat 6-8
    c. Apa pendapat Yesus atas sikap perwira tinggi tersebut? ayat 9

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Kerendahan hati adalah hasil dari mengenal siapa diri saudara. Bagaimana perasaan saudara kalau diperlakukan sebagai hamba?

Ayat untuk dihafal: I Petrus 5:5b, "Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain"

M4 - MEMBAGIKAN
Praktekkanlah sikap rendah hati anda kepada orang yang anda anggap tidak layak untuk memperoleh hormat anda. Ujilah apakah anda mampu melakukan secara konsisten.


Jum'at, 21 Mei 2010
DENGAN SALING MENGGUNAKAN KARUNIA KITA

Bacaan: 1 Petrus 4:10

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Cari titik temu antara kehendak Allah dengan karunia-karunia saudara. "Allah telah memberikan kepada masing-masing kita kemampuan untuk melakukan sejumlah pekerjaan secara baik" (Roma 12:6-8 NLT). Walaupun Ia berbicara tentang karunia-karunia yang khusus dalam ayat ini, pokok pikirannya bersifat universal -- apapun kemampuan yang Allah berikan kita harus menggunakannya untuk menjadi berkat bagi orang lain.

  1. Apakah yang Allah kehendaki dari setiap orang percaya terhadap sesamanya dalam 1 Petrus 4:10 ini?
  2. Karunia-karunia yang Allah beri perlu kita gunakan untuk ........................ (Ibrani 10:24) dan Allah menghendaki supaya setiap kita bekerja dengan perspektif apapun dari karunia yang diberi untuk melakukan sesuatu yaitu ........................ (I Korintus 10:31)
  3. Menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang percaya memiliki 500 s/d 700 ketrampilan dan kemampuan yang seharusnya dipakai sebagai kontribusi tubuh Kristus. Jika kita sebagai orang percaya menggunakan kemampuan dan karunia kita terhadap sesama kita, apakah yang Allah katakan? Matius 10:42

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Cari titik temu antara kehendak Allah dengan karunia-karunia saudara. Bagaimana saudara menggunakan kemampuan yang saudara miliki untuk melayani Allah dengan cara melayani orang lain?

Ayat untuk dihafal: Ibrani 10:24, "Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik"

M4 - MEMBAGIKAN
Pergunakanlah kemampuan dan karunia yang telah diberikan Allah dalam anda. Rencanakanlah itu bersama dengan anggota komsel anda. Kemana dan kepada siapakah akan saudara lakukan?


Sabtu, 22 Mei 2010
DENGAN SALING BERSEDIA BERKORBAN

Bacaan: 1 Yohanes 3:16

M1 - MENERIMA
Bacalah Firman Tuhan di atas dengan hati yang terbuka

M2 - MERENUNGKAN
Pelayanai yang serius menuntut pengorbanan yang serius. Sejumlah orang percaya hidup dengan gaya hidup yang hanya sedikit atau tidak ingin berkorban. Mereka sudah tahu Yohanes 3:16 (NIV), "Sebegitu besar kasih Allah akan dunia ini....", tetapi mereka perlu juga tahu I Yohanes 3:16, "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

  1. Mengapa sebagai orang percaya kita dituntut Allah untuk melayani sesama bahkan sampai menyerahkan nyawa kita? I Yohanes 3:16, baca juga dalam I Yohanes 4:10-11
  2. Rasul Paulus mengatakan bahwa pekerjaan kita sebagai hamba-hamba Allah memiliki validitas atau bernilai ketika pelayanan itu kita lakukan pada masa dan situasi yang bagaimanakah?
  3. Belajar dari Paulus temukanlah nilai sebagai seorang Kristen sejati. Paulus mempertimbangkan bahwa ia layak berkorban (Filipi 3:7) jika yang dilakukan adalah memperkaya orang lain. Ia memusatkan perhatiannya untuk memperoleh hadiah (Filipi 3:14). Ia mengikut Yesus yang "mengabaikan kehinaan, tekun memikul salib" (Ibrani 12:2). Apakah yang Paulus tiru dari Yesus dan apakah tujuannya? Filipi 2:7, Efesus 1:13

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Pelayanan yang sungguh menuntut pengorbanan yang sungguh. Pengorbanan apakah yang dapat saudara berikan yang akan memperkaya banyak orang?

Ayat untuk dihafal: I Yohanes 3:16b, "Kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita"

M4 - MEMBAGIKAN
Bagaimanakah anda mempraktekkan kesediaan berkorban anda. Siapakah yang akan menjadi obyek kasih Anda dalam minggu-minggu ini? Lakukanlah walaupun tantangannya sangat berat.


Minggu, 23 Mei 2010
DENGAN SALING BEKERJA SAMA

Bacaan: 1 Korintus 3:9a

M1 - MENERIMA
Buka hati anda, terimalah Firman Tuhan dengan hati yang lembut

M2 - MERENUNGKAN
Kita lebih baik bersama. Rencana Allah bagi kita adalah bermitra dengan-Nya dan bermitra dengan sesama orang percaya untuk menggenapkan tujuan-Nya. Tetapi masalahnya, kemitraan terdiri juga dari pribadi-pribadi. Seperti yang telah kita pelajari pada hari ke-15, "Kita semua adalah bagian dari satu tubuh dan masing-masing kita memiliki tugas yang berbeda untuk dikerjakan. Dan karena kita adalah satu tubuh di dalam Kristus, kita adalah milik satu terhadap yang lain dan masing-masing kita saling membutuhkan" Roma 12:5 NLT)

  1. Berdasarkan 1 Korintu 3:9a, dapat kita ketahui posisi kita di hadapan Allah yang patut kita syukuri. Mengapa kita perlu menyadarinya, bersyukur dan patut kita banggakan?
  2. Kita dipanggil Allah karena Allah merindukan kita memiliki kesatuan dalam komunitas. Apakah yang dikehendaki Allah atas kita dalam sebuah komunitas dan bagaimana Allah mengaturnya? Filipi 2:2, 1 Korintus 12:27
  3. Baca Yohanes 17:21-22. Kita menjadi satu hati dan pikiran dengan Allah dan dengan orang percaya yang lain dan dalam komunitas, nilai kita sesungguhnya akan terlihat. Ketika kita masuk dalam kemitraan yang teguh dengan tujuan yang besarlah yang dikehendaki Allah, yaitu supaya ....................... Yohanes 17:21

M3 - MELAKUKAN
Pokok untuk dipikirkan:
Kita lebih berhasil bersama-sama. Bagaimana karunia-karunia dan kemampuan saudara memperlengkapi orang lain dalam kelompok saudara?

Ayat untuk dihafal: 1 Korintus 3:9a NLT,  "Kami adalah rekan sekerja Allah"

M4 - MEMBAGIKAN
Bagaimanakah Anda meresponi Firman Tuhan hari ini? Rencanakanlah bersama anggota komsel saudara untuk melakukannya secara bersama-sama dan tentukanlah sasarannya.


 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika