Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
KESAKSIAN ZIARAH ROHANI KE TANAH PERJANJIAN
Thursday, November 30, 2006

Shalom, puji Tuhan jikalau Tuhan memberikan kesempatan yang teramat baik kepada kami bersama rombongan GBI Petamburan yang semuanya berjumlah 14 orang, untuk dapat mengikuti perjalanan ziarah rohani mulai tanggal 22 Oktober 2006 sampai dengan tanggal 29 Oktober 2006 ke tanah perjanjian yaitu kota Yerusalem dan sekitarnya.
    
Kesaksian ini kami awali dengan perjalanan dari Jakarta menuju ke  Yerusalem dan sebaliknya sangat lancar, aman,  cuaca sangat baik dan udara sejuk. Perjalanan rohani yang dipimpin oleh Pdt.
Kiki Rusmin Sadrach dan Pdt. Yohanes Marbun sangat bermanfaat untuk mengkuatkan iman percaya kami kepada Tuhan Yesus, bahwa semua yang tertulis didalam Alkitab itu ada fakta sejarah yang dapat dilihat secara nyata.
    
Tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian yang diberikan oleh Allah kepada Abraham (Kejadian 13:14-18) pada masa kini berbatasan dengan Libanon dibagian utara, ditimur dengan Syria dan Yordania, diselatan dengan gurun Sinai.

     Kawasan ini adalah tanah tempat para nabi dan Tuhan Yesus, yang mana dengan ajaran dan hukum abadi melahirkan tiga kepercayaan besar monotheisme yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Bagi kaum Yahudi, ini adalah tanah perjanjian yang terdapat didalam Alkitab dan kejayaan masa lampau mereka, bagi kaum Kristen ini adalah tanah dimana Tuhan Yesus dilahirkan, hidup, menyatakan segala perbuatan-Nya yang ajaib, menderita disalib, mati dan bangkit serta naik ke Sorga. Bagi kaum Islam ini adalah tempat dimana nabi mereka terangkat ke Sorga. Dari jaman kuno sampai sekarang, para peziarah datang dari segala penjuru dunia untuk melihat tanah perjanjian yang subur, cantik, unik serta kaya dengan peninggalan sejarah dan tempat – tempat suci.
    
Berikut ini adalah perjalanan rohani kami ke beberapa tempat bersejarah yang tertulis dalam Alkitab  baik di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, yaitu:

1.      Perjalanan ke Danau Galilea.
     Hari pertama kami tiba di kota Tiberias menginap di Gai Beach Hotel , kota Tiberias terletak ditepi danau Galilea dengan pemandangan yang sangat indah, danau Galilea ini terletak di lembah yang  subur dan dikelilingi oleh bukit – bikit. Ditepi danau ini Tuhan Yesus memilih murid-murid-Nya yang pertama, menyembuhkan yang sakit, mengabarkan Firman tentang Kerajaan Allah. Dalam Injil dicatat Tuhan Yesus berjalan diatas air danau Galilea (Mat. 14:22-25), pada kesempatan yang lain Tuhan Yesus memerintahkan angin ribut menjadi tenang (Markus 4:35-41). Kami bersama rombongan naik perahu mengelilingi danau Galilea yang sangat bersih, air yang bening dan terawat sambil memuji Tuhan.

2.  Makan ikan Petrus
     Keesokan harinya, pada siang hari, kami bersama rombongan diajak bersantap siang disebuah restoran untuk mencicipi ikan Petrus, konon menurut cerita, dahulunya ikan ini merupakan ikan keturunan hasil tangkapan nelayan rasul Petrus murid Tuhan Yesus. Memang ikan goreng yang sebesar ikan gurame ini sangat gurih dan lezat, dihidangkan bersama nasi panas, sambal pedas model Israel, satu ikan disantap satu orang membuat perut kami menjadi kenyang.

3.      Perjalanan ke Kota Nazaret.
     Kota Nazaret disebut juga ”Kota Kabar Sukacita” sebab dikota ini Allah menyuruh Malaikat Gabriel  untuk memberitahukan kelahiran Tuhan Yesus kepada perawan Maria (Lukas 1:26-31). Kemudian dalam pelayanan-Nya Tuhan Yesus kembali ke Nazaret dan membaca kitab nabi Yesaya (Lukas 4:16-19). Disini terdapat Gereja Kabar Sukacita yang dibangun diatas tempat dimana Malaikat Gabriel muncul dihadapan Maria dan memberitahukan bahwa Maria akan mengandung Sang Juru Selamat. Tidak jauh dari gereja terebut, berdiri gereja St.Josep dimana menurut tradisi, gereja ini dibangun diatas tempat kerja Yusuf sebagai tukang kayu. Dibawah gereja terdapat penampungan air dan beberapa goa kecil.

4.      Perjalanan ke Kota Kana
    
Kana terletak diantara kota Nazaret dengan kota Tiberias, saat ini merupakan perkampungan Arab yang dibangun diatas reruntuhan kota Kana kuno. Ditempat ini dibangun dua buah gereja dimana Tuhan Yesus mengadakan mujijat yang pertama yaitu mengubah air menjadi anggur (Yohanes 2:1-11). Kami bersama rombongan mengadakan kebaktian ditempat ini yang dipimpin oleh Pdt. Yohanes Marbun disertai dengan mendoakan / tumpang tangan kepada beberapa pasutri (pasangan suami – istri) dari peserta rombongan supaya diberkati Tuhan dan tetap harmonis dalam membina rumah tangga. Kami membawa pulang oleh-oleh anggur ”Kana” yang rasanya nikmat dan lezat tiada taranya.

5.      Perjalanan ke Gunung Tabor

    Gunung Tabor dengan kecantikan dan bentuknya seperti kubah, berdiri megah di daerah Galilea. Karena kesuburannya, dari kejauhan gunung Tabor terlihat hijau sepanjang tahun. Pada kitab Hakim2 4:12-16 Debora dan Barak berperang melawan Sisera di daerah gunung Tabor. Pada jaman Byzantine, tradisi kristen menyimpulkan bahwa Tuhan Yesus dimuliakan diantara nabi Musa dan nabi Elia diatas puncak gunung Tabor (Matius 17:1). Pada puncak gunung Tabor dibangun gereja dimana didalamnya terdapat mosaic yang menggambarkan kemuliaan Tuhan Yesus. Ada dua kapel, kapel yang pertama dipersembahkan kepada nabi Musa dan kapel yang lain dipersembahkan kepada nabi Elia.

 

 

6.      Perjalanan ke Tabgha (Ein Sheva)
    
Dataran subur dari Tabgha menghampar sepanjang timur laut dari danau galilea. Tabgha ”berarti tujuh sumber air”. Menurut tradisi, tempat ini diyakini Tuhan Yesus pernah melipat gandakan 5 roti dan 2 ikan dimakan 5000 orang sisa 12 bakul (Yohanes 6:1-15). Diantara taman yang cantik berdiri sebuah gereja megah untuk memperingati mujijat pelipat gandaan. Didalam gereja terdapat mosaic yang disusun apik diatas lantai didekat altar yang menggambarkan roti dan dua ikan. Kami bersama rombongan ditempat ini mengadakan doa permohonan berkat kepada Tuhan Yesus. 

7.  Perjalanan ke Bukit Sabda Bahagia.
 
   
Tempat cantik yang terletak disebelah utara danau Galilea, diatas mata air Tabgha, Tuhan Yesus memberikan pengejaran-Nya yang terkenal yaitu Khotbah dibukit (Matius 5:1-12). Sekarang sebuah gereja megah, biara dan hostel berdiri disitu. Gereja dibangun pada tahun 1936-1938, arsiteknya adalah Antonio Berluzi. Bangunannya adalah segi delapan yang mewakili depalan sabda bahagia di khotbah di bukit. Symbol disekeliling altar mengingatkan kita kepada murid – murid yang dikatakan Tuhan Yesus akan memberkati.

8.      Perjalanan ke Gereja St. Peter in Primacy.
    
Ditepi pantai sebelah barat danau Galilea berdiri gereja St. Peter in Primacy. Menurut tradisi, Tuhan Yesus muncul dihadapan pada murid-Nya setelah kebangkitan-Nya. Ditempat ini Simon Petrus diberi kuasa untuk memimpin gereja mula-mula dan sekaligus memulihkan Simon Petrus yang telah menyangkal Tuhan Yesus 3X. Sebuah batu yang berbentuk meja kecil ”Menza Christi” atau ”Meja Kristus” merupakan tanda tempat dimana para murid makan bersama saat itu. 

9.      Perjalanan ke Kapernaum.
     Kapernaum adalah tempat yang  penting dalam pelayanan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menjadikan kota Kapernaum sebagai pusat dari pelayanan-Nya. Dari tempat ini Tuhan Yesus menyebarkan Firman ke kota-kota serta kampung – kampung disekitar danau Galilea. Di Kapernaum Tuhan Yesus memanggil murid-murid-Nya (Matius 9:9), Tuhan Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira (Matius 8:5-13), menyembuhkan orang lumpuh (markus 2:1-12), mengajar dalam rumah ibadat dan menyembuhkan orang yang kerasukan setan (Lukas 4:31-37), Membangkitkan anak Yairus (Markus 5:38-42)

10.  Perjalanan ke Laut mati
     Sungai Yordan bermuara ke Laut Mati. Disebut Laut mati sebab tidak ada tumbuhan dan binatang yang hidup disitu, kadar garamnya sangat tinggi karena itu disebut juga Laut Garam. Permukaan airnya terletak – 400 meter dibawah permukaan laut. Kami bersama rombongan ikut mandi di tepi pantai Laut Mati dan anehnya kita tidak bisa tenggelam alias mengapung..asyik juga...tapi hati-hati, apabila airnya mengenai mata, maka mata kita  menjadi pedih sekali.

11.      Perjalanan ke Kota Qumran
     Pada daerah inilah diketemukan goa-goa yang berisi ratusan gulungan kitab suci diantaranya adalah kitab nabi Yesaya. Gulungan kitab suci ini ditulis diatas kertas papyrus dan tersimpan dengan baik selama hampir 2000 tahun. Banyak yang percaya bahwa yang menulis kitab-kitab tersebut adalah sekte Yahudi yang disebut ”Essenes” yaitu sekte yang berpetualang untuk mempersiapkan jalan kedatangan Sang Juru Selamat (Yesaya 40:3).

12.   Perjalanan ke kota Yerikho
  
  
Dari kota Yerusalem kami bersama rombongan turun menuju kota Yerikho kurang lebih berjarak 40 km. Ditempat inilah Tuhan Yesus bertemu dengan Zakheus (Lukas 19:1-10). Kami mengunjungi tempat dimana Zakheus pernah memanjat pohon ara, disitu masih terdapat pohon ara dan disisi samping bawah pohon dibuat monumen / rilief yang menggambarkan Zakheus berada diatas pohon ara dan Tuhan Yesus menengadah keatas melihat Zakheus.

13.  Perjalanan ke Bukit Zaitun
     Nama dari Bukit Zaitun berasal dari pohon Zaitun yang masih tumbuh subur sampai saat ini. Kami sempat memetik dan membawa pulang ranting bersama daun dan buah zaitun. Pada saat Absalom anak raja Daud memberotak kepadanya, raja Daud menyingkir ke Bukit Zaitun untuk berdoa kepada Tuhan (II Samuel 15:30), Tuhan Yesus biasa pergi dan bermalam di Bukit Zaitun (Lukas 21:37 ; Lukas 22:39)

14.  Perjalanan ke  Kapel Kenaikan Tuhan Yesus
    
Puncak dari bukit Zaitun adalah tempat dimana Tuhan Yesus naik ke sorga (Kisah Para Rasul 1:6-12), maka ditempat ini terdapat bangunan kapel yang dibuat pada masa pejuang salib. Kapel kecil ini dikelilingi oleh tembok yang berfungsi sebagai proteksi. Atap kapel berbentuk kubah tertutup dan didalam kapel ini terdapat batu yang terdapat tanda telapak kaki Tuhan Yesus.

15.  Perjalanan ke Gereja Dominus Flevit
    
Dari arah Bukit Zaitun menuju ke Yerusalem berdiri gereja yang unik, kubahnya dibuat seperti bentuk air mata. Altarnya menghadap kearah Yerusalem, seperti pada saat Tuhan Yesus melihat kota Yerusalem pada saat menuju kesitu dan Tuhan Yesus menangisi kota Yerusalem (Lukas 19:41). Gereja ini disebut ”Dominus Flevit” atau ”Tuhan menangis”.

16.  Perjalanan ke Taman Getsemani
     Terletak dikaki Bukit Zaitun dan diatas Lembah Kidron yang dipenuhi dengan pohon Zaitun yang sudah berumur ribuan tahun. Tuhan Yesus berdoa ditempat ini dengan berpeluh seperti tetesan darah (Lukas 22:39-46), kemudian Tuhan Yesus ditangkap oleh tentara Romawi.

17.  Perjalanan ke Bukit Zion
    
Bukit Zion terletak di bagian barat daya kota Yerusalem. Ditempat ini Tuhan Yesus mengadakan perjamuan Paskah malam terakhir bersama para murid-Nya (Markus 14:12-16), ruang perjamuan terakhir ini dikenal juga sebagai upper room / ruang atas. Tuhan Yesus menampakkan 2X ditempat ini (Yohanes 20:19-29) dan juga Roh Kudus turun memenuhi para murid Tuhan Yesus pada hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2).

18.  Perjalanan ke Gereja Petrus Galicantu.
   
Gereja ini dibangun untuk memperingati penyangkalan Petrus. Kata ”Galicantu” artinya suara ayam berkokok.

19.  Perjalanan ke  Makam Raja Daud
    
Makam raja Daud adalah tempat dikuburnya raja Daud secara tradisional. Didalamnya terdapat sebuah batu besar yang ditutupi kain yang dibordir dengan mahkota putih serta gulungan taurat. Apabila kita masuk ke tempat ini, maka antara laki-laki dan perempuan harus  terpisah.

20.  Perjalanan ke Kolam Betesda dan Gereja St. Anna
     Menurut ijil Yohanes, dikolam ini Tuhan Yesus bertemu dan menyembuhkan seorang yang sudah sakit selama tiga puluh delapan tahun (Yohanes 5:2-9). Tidak jauh dari kolam Betesda terdapat bangunan gereja St. Anna untuk menghormati penyembuhan disini dan untuk memperingati tempat kelahiran Maria, ibu Tuhan Yesus yang secara tradisional terletak disekitar itu. Bangunan gerajanya bergaya Roman dan memiliki akustik yang sangat baik.

21.  Perjalanan ke Garden Tomb
    
Garden Tomb terletak diluar tembok kota Yerusalem dan disebelah utara pintu Damaskus (Yohanes 19:20). Tidak jauh dari garden Tomb, terdapat sebuah bukit kecil yang bentuknya seperti tengkorak. Golgota berasal dari bahasa Aramic  yang berarti tempat yang menyerupai tengkorak seperti yang ditulis dalam injil Yohanes 19:41-42. Tempat ini pernah dipakai untuk mengubur Tuhan Yesus, tempat yang diberikan oleh Yususf dari Arimatea setelah Tuhan Yesus disalibkan. Diluar pintu masuk tertulis :”Dia tidak ada disini, karena Dia sudah bangkit.” Kami bersama rombongan ditempat ini mengadakan perjamuan suci yang dipimpin oleh Pdt. Yohanes Marbun.

22. Perjalanan napak tilas jalan salib (Via Dolorosa)
    
Kami bersama rombongan melaksanakan prosesi napak tilas jalan salib (Via Dolorosa) yang terdiri dari 14 tempat perhentian, dimana pada setiap tempat perhentian kami semua berdoa dan merenungkan akan sengsara dan pengorbanan Tuhan Yesus mulai dari vonis dijatuhkan, memikul kayu salib sampai dengan pemakaman-Nya yaitu :

Tempat ke 1  : Tuhan Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pilatus (Markus 15:15)
Tempat ke 2  : Tuhan Yesus memanggul salib (Markus 15:20b)
Tempat ke 3  : Tuhan Yesus jatuh pertama kali
Tempat ke 4  : Tuhan Yesus berjumpa dengan ibu-Nya
Tempat ke 5  : Tuhan Yesus dibantu oleh Simon dari Kirene (Markus 15:21)
Tempat ke 6  : Seorang wanita mengusap wajah Tuhan Yesus
Tempat ke 7  : Tuhan Yesus terjatuh untuk kedua kalinya.
Tempat ke 8  : Tuhan Yesus menghibur wanita Yerusalem (Lukas 23:27-29)
Tempat ke 9  : Tuhan Yesus terjatuh untuk ketiga kalinya (Mazmur 44:26)
Tempat ke 10 : Pakaian Tuhan Yesus ditanggalkan (Markus 15:24b)
Tempat ke 11 : Tuhan Yesus dipaku dikayu salib (Yohanes 19:18-19)
Tempat ke 12 : Tuhan Yesus wafat (Matius 27:45-51)
Tempat ke 13 : Tuhan Yesus diturunkan dari salib (Lukas 23:50-53)
Tempat ke 14 : Jenazah Tuhan Yesus dimakamkan (Yohanes 19:41-42)

23.  Perjalanan ke Tembok Ratapan
     Tembok ratapan atau western wall atau wailing wall adalah bangunan yang paling suci bagi umat Yahudi untuk berdoa dan melakukan perayaan. Tembok ini adalah bagian dari Bait Suci yang kedua, yang dibangun pada abad ke 6 sebelum masehi dan diperbesar oleh Herodes Agung pada abad ke satu sebelum masehi. Saat ini kita masih dapat menyaksikan batu – batu besar yang sesuai dengan aslinya. Sesuai dengan aturan agama Yahudi Orthodox, laki-laki dan wanita harus berdoa secara terpisah. Beberapa diantara mereka menulis doa – doa pada secarik kertas kecil dan disisipkan pada sela – sela bagian batu yang pecah.

24.  Perjalanan ke Gereja ”Bapa kami”
     Gereja ”Bapa kami” dalam bahasa Latinnya ”Pater Noster”  dibagun diatas tempat dimana Tuhan Yesus mengajar para murid-Nya doa Bapa kami (Matius 6:9-13). Gereja ini dibagun oleh Konstantine dan ibunya Helena. Disekitar halaman ini terdapat tulisan doa ”Bapa kami” yang dibuat diatas keramik dalam banyak bahasa.

25.  Perjalanan ke Kaesarea
     Kaesarea terletak ditepi pantai disebelah barat Israel. Raja Herodes membangun kota ini dan dinamakan Kaesarea untuk menghormati kaisar Romawi, Agustus.  Pada masa itu Kaesarea dibangun kuil, istana, theater, amphiteater, pasar, perumahan dan dijadikan pusat pemerintahan dengan gubernur sebagai penguasa setempat. Ditempat ini diketemukan tulisan mengenai Pontius Pilatus sebagai gubernur Yudea pada tahun 26 – 36 sesudah Masehi. Kejadian dalam Alkitab tentang kota Kaesarea berada dalam Kis. 8:40 ;  Kis. 23:23-33 ; Petrus menginjili Kornelius Kis. 10:1-48.

26.  Perjalanan ke Gunung Nebo
    
Perjalanan pulang dari kota Yerikho menuju ke kota Aman, kami dan rombongan melewati gunung Nebo dimana Tuhan memperlihatkan kepada Musa seluruh negeri tanah Kanaan (Ulangan 34:1-12). Diatas puncak gunung Nebo ada tanda peringatan nabi Musa berupa tiang ular tembaga (Bilangan 21:4-9).

Demikian kesaksian perjalanan ziarah rohani yang sangat mengesankan ini kami sampaikan, untuk menjadi berkat bagi kita semua. Amin

Ditulis oleh:
Pdp Ir Nurtjahjo

Foto rombongan peserta Tour Perjalanan Rohani ini:

 

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika